Posted by: lilyardas | July 22, 2016

Daycare RS Borromeus

images.jpg

RS Borromeus
Gd. Elizabeth Lt. Dasar

Harga:
Jam2an 15rb/jam
Harian 75/hari
Mingguan 400rb/minggu
Bulanan 1,53jt/bln

Udah lama banget liat persiapan daycare ini, tapi sepertinya baru buka beberapa bulan yang lalu. Kafa langsung berbinar-binar melihat daycare yang colorful ini. Imho, daycare ini lebih cucok dibilang Kids Corner di sebuah event, agak berbeda dengan konsep daycare pada umumnya yang mengusung pengasuhan dan pendidikan. Dari form-nya tampaknya lebih ditujukan untuk pegawai RS, tapi umum boleh gabung

Kelebihannya:
* Lokasi, udah jelas lah strategis. Siapa sih yg gak tau RS Borromeus di Dago?
* Pengasuhnya adalah suster dari paviliun rawat inap anak. Pastinya diasuh sama suster RS bakalan rapih, apik dan bersih. Tapi saya ga tau deh dengan pendekatan secara psikologisnya. Apalagi pengasuh di daycare ini dirotasi secara berkala dengan di paviliun rawat inap anak
* Affordable price, cuma agak lucu itu harga mingguannya kok ya lebih malah daripada harga harian dikali 5 ya? Mendingan saya bayar harian selama 5 hari berturut2 dong? Wkwkwk
* Jam2an ini helpful banget untuk ortu yang mau periksa ke dokter
* Makan, kata Kafa yang doyan makan itu, sih enak. Tapi ga pernah liat juga makanannya kayak apa. Pulangnya dibekelin jus buah, lumayan buat snack sore ngeganjel perut di jalan
* Interiornya child friendly banget, full of kasur busa, dan colorful yang nyaman untuk anak. Kafa betah banget di sana, karena emang nyaman sih. Adem AC pula

Kekurangan:
* Adanya rotasi perawat di jam 2 siang, membuat kita sulit bertanya kondisi anak di pagi hari
* Adanya rotasi perawat tiap hari, sepertinya sulit juga untuk ortu beetanya perkembangan anak tiap harinya
* Ga ada kegiatan pendidikan dan sepertinya para perawat ga punya pembekalan tentang pengasuhan
* TV!!!! Alamaaaak…. Sebagai rumah sakit yang punya klinik tumbuh kembang, keberadaan TV ini mengganggu banget. Apalagi posisi TV diletakkan di atas, dekat plafond, layaknya posisi TV di kamar pasien, walhasil si anak bobok2an sambil nonton TV. Hadeeeh, ga gw banget deh. Mana TV-nya FTA pula, ga ada TV Kabel
* Lokasi di gedung RS. Kalau Dokter Tiwi, dari RS Bunda Jakarta, menentang keberadaan daycare di lokasi RS. Karen RS itu pusat bakteri, kuman dan antibiotik. Tiga hal itu bertebaran di udara lingkungan rumah sakit, apalagi kalau AC sentral. Yang beliau khawatirkan justru lebih ke arah paparan antibiotik yang berterbangan di udara dan masuk ke tubuh anak

So, overall, imho ga recommended untuk long term daycare. Tapi untuk harian sih menolong banget

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: