Posted by: lilyardas | March 5, 2016

Baby Class 6-12 bulan

images (2)

Gym Ball (pic by google)

Hari ini adalah hari perdana Radina ikutan Baby Class. Pengajarnya Kak Devi, seorang psikolog klinis anak. Berikut beberapa catatannya:

* Baby <6 bulan tidak boleh didudukkan di atas baby bouncer. Untuk >6 bulan pun sebaiknya <20 menit. Penggunaan baby bouncer terlalu lama akan membuat tulang belakang anak melengkung, sehingga anak sulit belajar duduk dan merangkak

* Jangan biarkan anak tidur di atas baby bouncer. Bila anak tidak dapat tidur sendiri di atas tempat tidur, sebaiknya digendong saja, bukan di bouncer. Tidak usah takut anak bau tangan, karena anak perlu kenyamanan dan attachment (kelekatan). Kalau sulit menggendong, gunakan tempat tidur yang dapat diayun

*Jangan mengajarkan anak batita makan dengan tangan kanan. Kedua tangan anak harus terlatih sama bebannya. Pada masa usia ini latihan motorik kasar masih diutamakan, sedangkan pelajaran etika makan dengan tangan kanan, baru diajarkan mulai usia 2 atau 3 tahun, atau motorik kasar kiri dan kanan anak sudah ajeg

*Umumnya anak lelaki lebih senang main kotor-kotoran. Bermain kotor itu baik untuk melatih sensori atau indera peraba. Anak perempuan tetap harus diajar berman kotor-kotoran, sebagai modal untuk bermain motorik kasar (olah raga). Hubungannya nanti ke melatih konsentrasi anak. Hiking is the best way untuk melatih anak kotor-kotoran dan motorik kasar

images (3)

Gym Ball (pic by google)

Aktifitas hari ini

1. Ball gym

Kegiatan tengkurap, terlentang, duduk di atas ball gym. Gunanya  q(untuk menguatkan otot pinggang, punggung dan keseimbangan

2. Bantal busa padat

Tujuannya sama dengan di atas

3. Brain Gym

Kegiatan menyilangkan kaki dan tangan, untuk latihan kordinasi tangan dan kaki

4. Makan kacang polong

Bertujuan untuk melatih motorik halus. Biasakan anak belajar makan dengan menggunakan tangan terlebih dulu. Kalau sudah jago, baru belajar makan dengan sendok. Kedua latihan tersebut berguna untuk persiapan menulis

5. Ayunan dengan kain panjang

Dua orang dewasa memegang ujung kain panjang, anak diletakkan sejajar dengan panjang kain. Anak diayun-ayun perlahan layaknya seperti ayunan. Aktifitas ini mengajarkan anak paham tentang ruang dirinya

6. Bermain larutan maizena

Agar lebih menarik, diberi pewarna makanan. Anak belajar mengecap tangan ke atas kertas. Kalau anak terlihat jijik, orang tua harus lebih waspada tenteng sensori dan taktil anak. Perlu dilatih memegang/menginjak benda-benda bertekstur seperti rumput, bola taktil, wol, amplas halus. Benda-benda tersebut diusap-usap lembut ke seluruh permukaan kaki/tangan anak. Varian bermain dengan maizena, bisa juga dengan menenggelamkan benda ke dalam larutan, mintalah anak untuk mengambil benda yamg terbenam tersebut

Sampai ketemu Baby Class sabtu mendatang…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: