Posted by: lilyardas | February 14, 2014

Pengalaman Buruk dengan Taksi Cipaganti Jakarta

Hari Rabu, 12 Februari 2014 jam 14.00 saya naik Taksi Cipaganti Jakarta no pintu A242 dengan pengemudi A. Rochman No. Kartu 01568, sepertinya berusia 50-an lebih. Naik di RS Islam Cempaka Putih, turun di RSIA Evasari Pasar Genjing. Selama mengemudi, si pengemudi menyetir ugal-ugalan. Anak-anak saya sampai terjungkal ke depan belakang. Saya malas menegur, karena ini pengalaman buruk saya yang kedua dengan pengemudi ini. Saya hanya meminta anak-anak saya duduk dengan aman.

Sesampai di Pasar Genjing, argo taksi menunjukkan angka Rp. 17.000. Pengemudi mengatakan bahwa pembayaran minimal adalah Rp. 30.000. Saya tanyakan mana bukti aturannya, karena setau saya pembayaran minimal adalah bila melalui telepon saja. Pengemudi mengatakan itu aturan dari RS Islam. Benarkah? Stiker yang biasa menempel di pintu mobil mengenai informasi no telp dan pembayaran tidak ada. Daripada ribut saya bayar saja sesuai ucapannya.

Hari Jumat, 14 Februari 2014, saya melewati RS Islam Cempaka Putih lagi, dan menanyakan kepada petugas dispatcher apakah benar pembayaran minimal adalah Rp. 30.000. Dispatcher mengatakan bahwa pembayaran minimal adalah Rp. 25.000. Melalui dispatcher saya ketahui bahwa sudah banyak komplen mengenai A. Rochman terutama mengenai cara menyetir yang ugal-ugalan. Dispather juga memberitahu bahwa kemungkinan besar stiker di pintu dicabut oleh pengemudi, karena itu adalah wajib untuk ditempel. Dispatcher sudah melaporkan ke pusat, tapi belum ada tindak lanjut dari pusat karena menurut pusat setoran harian A. Rochman selalu baik (melampaui target).

Pengalaman buruk saya yang pertama dengan A. Rochman ini adalah beberapa bulan yang lalu. Dari RS Islam Cempaka Putih saya naik taksi ke BSD, saya dan 2 rekan saya naik taksi ini dan minta untuk lewat tol Simatupang. Pengemudi mengiyakan. Sepanjang perjalanan saya rapat dengan 2 orang rekan di dalam taksi saya sehingga tidak memperhatikan jalan. Ketika kami tersadar memperhatikan jalan, ternyata kami sudah ada di depan Carrefour MT Haryono. Ternyata pengemudi bermaksud memutarkan jalan dari tol A. Yani – Tol Dalam Kota – Tol Merak sebelum keluar ke Alam Sutra. Argo taksi yang biasanya sekitar Rp. 200.000 membengkak sampai hampir Rp. 300.000. Walaupun waktu itu identitas pengemudi sudah saya catat, hal ini tidak saya laporkan ke pusat, karena saya berbaik sangka bahwa memang pengemudi khilaf atau tidak tahu jalan. Tapi dengan kasus kedua ini, saya jadi menyangsikan kejujuran pengemudi A. Rochman.

Mohon pihak Taksi Cipaganti bisa menindak tegas pengemudi ini. Taksi Cipaganti adalah salah satu taksi andalan saya, baik di Jakarta maupun di Bandung, karena kualitas pelayanannya. Tapi tercoreng oleh kualitas pengemudi yang satu ini. Apalagi mengandung unsur penipuan demi mengejar setoran.

Arlina Veralda
Bintang Waktu Islamic Preschool & Daycare
Jalan Cempaka Putih Tengah 27 No. 42
Jakarta 10510

Advertisements

Responses

  1. Benar bu saya juga baru saja mengalami hal yang sama dengan ibu, adik saya yang baru aja di rawat di RS ISLAM CEMPAKA PUTIH karna mual, habis naik taksi Cipaganti jadi mual lagi dikarnakan supirnya yang ugal2an, udah gitu saya naik dari RS ISLAM CEMPAKA PUTIH ke rumah saya Kr.sentiong, argo taksi menunjukkan hanya 18rb saja supir taksinya menyuruh saya bayar dengan uang 30rb katanya itu sudah peraturannya, padahal tisak ada bacaan atau aturan yang menyebutkan untuk hal itu, akhirnya saya bayar dengan harga 20rb. Saya tidak memperhatikan betul siapa yang mengemudi, seinget saya nomer taksinya 02233 (kalau tidak salah) saya naik taksi tanggal 1 April 2014 sekitar jam 7.30malam. Mohon diperbaiki layanannya, supirnya ketus, ugal2an,bicaranya bernada tinggi, jika dibandingkan dengan taksi lain yang baru2 keluar taksi Cipaganti pelayanannya yang paling buruk. Kalau tidak ingin mengangkut penumpang dengan jarak dekat, bilang saja, nanti saya cari taksi yang lain, enggak usah ugal2an dan membuat orang yang habis masuk rumah sakit, masuk lagi rumah sakit. Saya akan menceritakan pengalaman ini kepada teman2 saya, karna menurut saya ini pengalaman terburuk yang saya lalui selama saya naik beberapa taksi di Jakarta,

    Like

    • mungkin sebaiknya kita minta ke RS Islam untuk mengganti armada taksinya diganti jangan Cipaganti

      Like

  2. Sepertinya bukan di jakarta saja ya taksi cipaganti pelayanannya sangat mengecewakan, hari ini 30 juli 2014 saya sekeluarga sedang liburan lebaran di bandung, seharian naik taksi cipaganti dengan 2 sopir yang berbeda & dua-duanya sangat mengecewakan, siangnya saya dibawa puter2, padahal tempat yg saya tuju sebenarnya dekat saya juga tidak ngeh karna kurang memperhatikan sopir tau2 argo membengkak dan malamnya dari ciwalk saya harus membayar 2X lipat dari harga argo !! Padahal hotel saya di daerah cihampelas juga, Ke bandung katanya 2 brand taksi yg bagus (infonya blue bird & cipaganti) ternyata kenyataannya hanya blue bird & GR (gemah ripah) yang paling bagus pelayanannya ..terutama sopir yg namanya pak ujang sehendra 🙂 So guys yg mau ke bandung pakai BLue bird & GR agar menyenangkan happy travelling

    Like

    • Gemah ripah? Gak juga…. pernah jemput saya di rumah, nunggu doang sambil nyalain argo. Waktu saya keluar rumah, supir mengaku “udah nglakson ibu ga keluar, ya udah saya tunggu aja” Tapi argo nyala??? Itu mah cari kesempatan namanya

      Like

      • Oiya, penyakit taksi di bandung itu, baru distopin belum buka pintu argo udah dinyalain. Atau kebalikannya, udah sampe, bukain pintu, udah turun, baru argo dimatiin

        Like

  3. Tadi mlam tgl 14.05.15 saya pke motor di serempet taksi cipaganti yg ugal2an wrna mobil kia merah, habis nyerempet si supir marah2 malah mnuduh saya yg jlan yg gk bner, pdhal saya wktu itu jlan di depatiukur bandung atau DU, pelan dan engak nyalip2, si supir taksi bilang saya jlan nyalip2, bener2 parah supir taksi cipaganti itu

    Like

    • sulitnya mereka ga punya sistem customer complaint

      Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: