Posted by: lilyardas | June 12, 2007

Jun 10: Shop ’till we drop

Seperti yang sudah direncanakan berhari2 sebelumnya, hari ini adalah jadwalnya belanja edan. Mumpung lagi long week end sampai Senin besok (state holiday to commemorate King Kamehamaha I). Di US, kalau ada long week end gini, tiap department store and shopping center, bakalan diskon gede2an. Makanya, kita langsung bikin list panjang, jadwal visiting beberapa tempat belanja.

Keasikan ngegosip sambil jalan menuju bus stop, kita gak ngeh kalo bus andalan kita baru aja lewat. Mo dikejar, busnya udah keburu jalan, padahal kita udah dadah2 manggil. Bus ini lewatnya cuma 1 jam sekali. Biasanya kalo kita dadah2 manggil, dia bakalan berenti aja di tengah jalan (gak minggir, gak ke bus stop) kayak bus PPD di Jakarta. Mungkin mereka berbaik hati, tau kalo bus ini jarang. Tapi berhubung kali ini apes, busnya gak liat kita, ya nasib dah nunggu 1 jam di halte bus.

Akhirnya bus yang ditunggu2 dateng juga. Udah gosong nih kepanasan, secara yang namanya halte bus di beberapa tempat di Hawaii, cuma bangku beton plus signage bus doang (gak ada atap, gak ada petunjuk nomor bus). Tujuan pertaman toko India Market, karena Jas ngidam beberapa makanan India.

Berikutnya naik bus lagi ke Asian Grocery, beli bahan belanjaan yang masih kurang. Di sini akhirnya saya ketemu seorang warga Indonesia, yang udah 11 tahun tinggal di Hawaii. Tumben2, biasanya ke Asian Grocery gak pernah ketemu orang Indonesia.

Next stop adalah jalan kaki Ross Department Store. Ini department store andalan, secara barang2 mereka murah meriah ala Matahari atau Rimo gitu kali ya? Tapi di Ross kita bisa juga ketemu brand2 mahal dengan harga miring. Di Ross saya dapet 1 kantong belanjaan.

Abis dari Ross, kita nyebrang ke Walmart. Di sini saya ketemu mbak Nurbaiti, orang Indonesia yang baru 2 bulan kerja di sini. Ngobrol2 bentar, terus belanja lagi. Wah, diskon nih. Di Walmart, saya dan Jas masing2 dapet 2 kantong belanja.

Dari Walmart, kita lanjut jalan kaki ke Ala Moana Shopping Center. Ini shopping center terbesar di Hawaii. Sagala aya. Di sini Jas kalap lihat diskon gede2an di Sears Department Store. Dia sampe gak peduli liat saya sudah terkapar duduk ngejogrok di lantai, sementara dia dengan wajah berbinar2 masih ngecekin kemeja satu per satu.

Akhirnya saya nyerah. Waktu Jas ngajak ke Macy’s Department Store, yang masih di lingkungan Ala Moana Shopping Center, saya memilih untuk ngadem dan mengistirahatkan kaki di Barnes & Noble Bookstore. Sambil duduk2 di Starbucks, baca2 buku gratis. Jas janji akan datang 1 jam kemudian.

Tapi ternyata ada yang agak histeris belanja di Macy’s dan Sears 😀 Terbukti dengan Jas baru datang 1,5 jam kemudian dan langsung menggelar 1 kantong barang belanjaannya ke saya. Emang murah dan bagus sih. Tapi karena dia kecapean belanja, akhirnya duduk bentar di Starbucks dan baru keluar menjelang jam 9.

Nah di sini baru kocak.

Dari Ala Moana kami rencananya naik bus no. 58 untuk balik ke Hawaii Kai. Setelah 1 jam bus gak datang, kami ganti rencana untuk naik bus no. 6 ke arah King Street, untuk lanjut naik bus no. 1. Tapi kok udah 1 jam gak lewat2 juga. Semua bus yang lewat pasti arahnya ke Waikiki. Akhirnya setelah tanya2 lagi sama supir bus, kita baru tau ternyata no. 58 dan no. 6 udah gak lewat lagi jam segini. Geblek, itu lah dia malu bertanya sesat di jalan. Atau sok tau sesat di jalan? Hehehe…

Setelah hampir 2 jam terpuruk di halte bus, saya menyarankan Jas untuk jalan kaki aja ke King Street, and naik bus no. 1 dari sana. Lha wong ke King Street cuma 15 menit jalan kaki kok. Lagian, saya tau bus no. 1 masih ada sampe jam 1 malem. Tapi berhubung jalan menuju King Street itu banyak homeless, dan Jas agak2 freak dengan yang namanya homeless people, usul saya ditolak mentah2. Dia pun sudah panik ketakutan dengan malamnya Honolulu.

Alternatif kedua adalah nelepon Makoto atau Raz untuk minta jemput. Ternyata oh ternyata, handphone saya abis batere dan Jas gak punya catatan no telepon mereka. Alternatif ketiga adalah naik taksi. Tapi bisa usd 50 nek, kalo dari Ala Moana ke Hawaii Kai. Di sini harga taksi memang mencekik.

Akhirnya dengan penuh perjuangan, Jas membongkar tasnya untuk cari no telepon Sayuri. Dan kita jalan terseok2 kembali ke arah Walmart untuk cari telepon umum. Untung Walmart ini buka 24 jam. Setelah sukses nelepon Sayuri, barulah kita dapet nelepon Makoto.

Bukannya kasihan, Makoto malah tertawa terbahak2 waktu kita bilang kita terdampar di Walmart dengan total 6 kantong belanjaan dan gak bisa pulang karena ketinggalan bus. 30 menit kemudian Makoto yang baik hati itu, sampai di Walmart.

Wah, harusnya saya motret wajah Jas waktu dia lihat Makoto datang. Dia happy banget, dan merasa terselamatkan oleh Makoto. “Makoto, you are my hero…” katanya.

Dan kami baru sampai rumah jam 12.45am

Advertisements

Responses

  1. buset..
    sampe segitunya belanja ya..?!?! 😀

    btw, gak bosen nungguin bus berjam2 gitu..? mendingan jalan kaki aja kaleee..

    Like

  2. yaaaa… gitu deh Gar 😀

    Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: