Posted by: lilyardas | March 25, 2007

Mar 24 : Moving to My New Room

Housing di Honolulu memang mahal. Yang termurah yang gue tau adalah USD 425 per bulan. Sayangnya mereka punya 2 anjing, dan kamarnya udah ada yang ngambil. Jadi gue terpaksa minta daftar dari JAIMS, rumah-rumah yang gak punya anjing. Generally yang rumah yang gak punya anjing lebih mahal, karena umumnya di townhouse atau apartment dimana mereka gak boleh punya anjing di dalam rumah

Sebenernya, dari segi rumah, gue prefer rumahnya Karla, secara Karla adalah Interior Designer, jadi dia banyak bikin detail yang bagus-bagus di rumahnya. Fauziah does love the house, I can tell from her face. Apalagi Karla cuma nawarin USD 500 per bulan. Ketimbang asrama Fauziah yang USD 475, tapi bentuknya rada2 kayak kos2an Emir dan Argo (AR 95) di Plesiran, Bandung, sana. Rumah Karla seperti rumah Zarrs’ family di Summerland, Canada, tapi sayangnya kamarnya agak kecil, gak ada meja tulis dan tempat tidurnya sofa bed. Kamar yang pake queen size bed dihargain USD 600, tapi tetap gak ada meja tulis

Jadi hari ini gue pindah ke rumah Jenny, harganya USD 550 per bulan. Berat sih, nambah USD 50 dolar, secara gue emang pelit hehehe…. Tapi mengingat fasilitas yang dipunya Jenny lebih banyak dari pada Karla, ya bakalan lebih memudahkan kalo gue di tempat Jenny. Apalagi after the deal, Jenny ngasih tau kalo Makoto (Jepang), bakalan classmate gue, juga bakal tinggal di sana dan dia bakalan beli mobil, jadi gue bisa nebeng hehehe…

Oiya Jenny ini host fam-nya Jessica Swarchze, yang namanya sekarang banyak diomongin di majalah2 ibu kota, gara2 dia bikin toko penyewaan tas branded di Kemang. Jenny excited banget waktu gue cerita tentang Jessica (kayak gue kenal Jessica aja, hehehe…) Dia bilang, pasti gara2 kuliah di JAIMS, Jessica jadi jago bisnis, heheheRumah Jenny letaknya di sebuah townhouse mewah. Di komplek itu ada kolam renangnya. Mereka gak punya halaman belakang, tapi mereka punya danau di belakang rumah, dimana kita bisa duduk2 di beranda belakang atau naik mini-boat dari ujung ke ujung townhouse. Biaya hidup di Honolulu emang mahal. Jadi orang2 kaya di Hawaii Kai (Hawaii Kai ini emang kawasan mewah) banyak yang nyari tambahan uang dapur dengan buka kos2an. Mumpung di Hawaii Kai ada kampus. “Parahnya” Jenny punya 2 rumah di komplek yang sama, yang tinggal di sana ada Raz (Belanda) dan Jasmin (Malaysia)

Jenny ini Direktur of International Education di UH. Katanya sih kerjanya seperti Internal Relation-nya UH, pantesan gak berenti ngomong, hehehe…. Dia pernah ke Jakarta 2x untuk bikin kerja sama dengan UI.
Advertisements

Responses

  1. umiii…. kamarnya bagus mi, wah di photo terlihat jelas ya di layar laptop ada gambar kita. jadi tersipu-sipu..

    semoga semua rindu yang terpisaha samudra jadi bahan bakar doa terhantar ke penguasa alam semesta…

    Like

  2. “..secara gue emang pelit hehehe……Jenny ngasih tau kalo Makoto (Jepang), bakalan classmate gue, juga bakal tinggal di sana dan dia bakalan beli mobil, jadi gue bisa nebeng hehehe…”

    Umi.. umi.. udah jauh di Hawaii, masih aja pelit dan gak mau rugi..

    Heheh..

    Baik2 yah Mi..

    Like

  3. (ar) lina bobo…. lina bobo…. kalo tidak bobo… digigit nyamuk……..ZZzzzzz I-)

    Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: