Posted by: lilyardas | August 27, 2009

TPA Harapan Ibu (Depsos)

Alamat:

Jl. Salemba Raya 28 Jakarta Pusat

Telp. 3103591 ext. 2223

Contact Person :  Ibu Ika

  • Waktu operational:  Senin – Jumat jam 8.00 –  15.45. Sabtu-Minggu tutup.
  • Biaya  pendaftaran : Rp. 50.000
  • Biaya bulanan : Rp. 200.000/bulan (pegawai Depsos),  Rp. 325.000 (non pegawai Depsos), untuk anak usia <1 tahun dikenakan biaya tambahan Rp. 100.000/bulan
  • Biaya keterlambatan jemput:  Rp. 15.000/hari (bila dijemput jam 16.00), Rp. 20.000/hari (bila dijemput jam 16.15), Rp. 25.000/hari (bila dijemput jam 16.30)
  • Terbuka bagi anak usia 7 bulan sampai 6 tahun. Terbagi menjadi 3 kelas: <2 tahun (kapasitas 10 orang); 2-3,5 tahun (kapasitas 20 orang)dan >3,5 tahun (kapasitas 20 orang).
  • Fasilitas: ruang tidur, ruang makan, ruang belajar, area bermain dalam ruang yang luas, makan pagi, buah pagi, makan siang, outdoor activities, outbond activities, poliklinik (gabung dengan poliklinik Depsos), pemeriksaan kesehatan sebulan sekali
  • Jumlah pengasuh untuk tiap-tiap kelas sekitar 5-6 orang.  Semuanya berstatus PNS.

TPA ini bukan hanya sekedar tempat menitipkan anak, tapi juga mendukung stimulasi perkembangan motorik kasar, motorik halus dan seni anak untuk setiap kelasnya. Tamat dari TPA ini, anak bisa langsung diterima di SD, karena kegiatan Calistung juga diajarkan di sini. Kegiatan belajar/bermain dilakukan pagi hari setelah sarapan dan siang hari setelah makan siang

Kesulitan dari menitipkan anak di sini tentunya masalah waktu yang mengikuti jam kerja pegawai negeri. Bagi sebagian orang yang bekerja nine-to-five bakal bermasalah dengan urusan antar jemput. Menurut Ibu Ika (kordinator TPA), umumnya anak2 dari karyawan swasta dijemput oleh orang rumah, baik neneknya, pembantunya atau tetangganya.  Selain itu, di bulan puasa, jam penjemputan yang tadinya 15.45 dimajukan jadi 14.30 atau denda Rp. 50.000 (galak bener…)

Hal lain yang saya kurang sreg di sini adalah semua anak pakai seragam dan makanannya yang wuasin tenan. Selain itu, pengasuhnya cenderung kaku. Hal positif dari para pengasuhnya adalah, mereka rajin studi banding ke TPA lain untuk melihat kelebihan dan kekurangan dari TPA mereka

About these ads

Responses

  1. Setelah hampir 1,5 tahun bergabung di TPA Depsos, anak saya memilih untuk tidak “sekolah” lagi di Depsos. Alasannya cuma satu, “Bu guru-nya galak!” Segala bujuk rayu sudah tidak mempan lagi membawa dia ke Depsos

    Kualitas pengasuh memang sedikit menjadi isu bagi para penitip di sini. Pengasuh yang kaku, merupakan isu utama di Depsos, termasuk di antaranya kurang responsif dan kurang update dengan teori perkembangan pendidikan anak usia dini.

    Gak perlu detail lah saya jelasin, karena above of all, saya berterima kasih kepada Depsos, anak saya cukup banyak belajar di sini

    FYI sejauh ini yang saya tau ada 5 anak yang pindah dari Depsos ke TPA Az-Zahra

    • Aslkum..Terimakasih bu atas masukannya,namun alangkah baiknya jika ibu langsung shering ke kita sehingga bisa menjadi bahan masukan dan perbaikan kedepannya..

      • Walaikum salam pak akmal, sudah saya respond by japri ya

  2. ass… buk anak saya umur 13 BLN blum pernah pisah ama saya,klo d ttp d tpa kira” brapa lama ya adaptasinya biar mau ama org lain mksi

    • Kalo di tempat saya sih bisa 1 minggu sampai 1 bulan, tergantung daya adaptasi si anak terhadap lingkungan baru. Tapi ada juga yang baru 1 hari langsung ngeraja hehehe

  3. Assalamualikum mbak, salam kenal
    Kebetulan saya PNS, dan dikantor saya belum ada tempat penitipan anak dan kami bekerja dari pukul 8 sampai 16, hal ini membuat kami kesulitan untuk mengurus anak-anak apalagi kami tidak punya asisten pembantu. Untuk itu Saya bersama teman-teman mau mengajukan proposal penitipan anak ke kantor. Saya liat blog mbak, siapa tau bisa sharing. Mungkin mbak bisa membagi pengelatuhuan dan pengalamannya.

    Terima kasih
    Wassalam
    Nina

  4. mbak, makasih postingannya.. saya liat postingan yg ttg TPA harapan bunda dan az zahra.
    saya mau lanjut kuliah di UI salemba, lokasi kedua TPA itu deket ga ya mbak dr UI? anak saya nnti pas masuk TPA kira2 umur 1,5 th..
    tapi slama ini blm pernah diasuh sama org sih, apet sama saya.. mudah2an bisa betah di TPA nya

    • lebih deket depsos sih daripada az-zahra, tapi dari segi kualitas pengasuh sepertinya lebih bagus az-zahra. Ini hasil pengamatan 2 tahun yang lalu, kalo belum ada perubahan

  5. Assalamualaikum Bu..
    Sama dengan Bu Nina saya juga, mohon bisa membagi pengetahuan dan pengalamanya. Saya bekerja di BKN dan belum ada penitipan anak di sini. Bisa kah kira2 kita bekerja sama, saya berharap pengelola Daycare dari luar (pihak swasta) tetapi bertempat di BKN. Mohon sharingnya. Terima kasih.

    • Boleh mba, silakan aja telp ke 4241586, siapa tau kami bisa bantu

  6. TPA azzahra dmn lokasinya mb?

    • di jln sayuti I no 7 bu, dekat perempatan mardani dan percetakan negara
      tapi beberapa waktu yang lalu, info dari ortu di sana, mereka sudah tidak buka daycare lagi
      detailnya saya kurang mengerti

  7. Assalamualaikum
    Mbak untuk day care di Depsos sebenarnya overall angka 1-10 di angka berapa(rekomendasi)?
    untuk yang sekitaran salemba/kramat dimana ya selain di Depsos?

    thanks
    wawan

    • Walaikum salam

      Kalau anak dibentak2 dan diancam ajak dikasih minyak kayu putih mulutnya kalo ga mo makan, pantasnya dikasih skala berapa tuh pak?

      Tapi itu dulu, 3 tahun yg lalu. Gak tau kalo sekarang.

      Rata2 dari depsos pindahnya ke Az Zahra di percetakan negara, tp skrg kayaknya udah penuh. Kayaknya kemaren2 ada liat web, ada daycare baru buka di matraman dalam 2. Ga inget no berapa

  8. Assalamu’alaikum Wr Wb..

    Bunda, sy tdk tau siapa nama ibu guru yang mengancam ngasi minyak kayu putih mulut anak kalo ga mo makan yg bunda ceritakan diatas…

    menurut saya, ini mungkin pengalaman bunda dalam 1 hari survey atau dlm bbrp jam ? beda mungkin penilaiannya kalau di survey dalam waktu yang lama.. sblm memasukkan anak ke daycare sy juga melakukan survey ke beberapa daycare baik yg ada di lembaga pemerintah ke maupun daycare “swasta” (tp tidak ke bintang waktu krn faktor lokasi, & sy baru cari tau ttg bintang waktu krn mulai mikir mau masukin anak ke RA ato skolah Islam)

    Back to TAS HI yaa… sudah 2 tahun anak sy di TAS HI Depsos, alhamdulillah, justru sy merasa sangat berterimakasih pada TAS HI Depsos.. (sy justru menyebutnya sekolahan, bukan penitipan)

    Berikut rincian ttg Taman Anak Sejahtera Harapan Ibu (TAS HI) Depsos :

    - Waktu operasional: Senin – kamis jam 8.00 – 16.00. jumat jam 08.00 – 16.30. Sebenarnya sih anak baru mulai aktifitas itu jam 08.45 dimulai dengan senam kecil baru makan pagi, tapiiii….jam 06.30 anak2 udah rame kok yg dianterin, bahkan pernah jam 06.10 sy sudah menitipkan anak sy disana, sudah ada helpernya yg nungguin…. Untuk yg berangkat pagi, kebiasaannya anak2 berangkat belum mandi, otomatis nyampe skolahan baru mandi, jangan khawatir bun, mandinya pake air panas kok krn pemanas air yg disediakan…. untuk toleransi keterlambatan jemput sampai jam 17.00, ada mbak nona & mbak neni yang stanby nungguin, aturannya lebih dari jam 17.00 baru deh kena biaya keterlambatan, tapi kalo sy sbg org tua mikirin si mbak yg udah nungguin..jd seikhlasnya kitalah mau ngasi tips apa nggak). atau kalo udah janjian, bs titip sm mas bagus yg tinggal disekolahan. Untuk Sabtu-Minggu tutup. Di bulan puasa, jam penjemputan yang tadinya 16.00 dimajukan jadi 15.30, atau kalo telat ada mbak nona, mbak neni & mas bagus (sebenarnya besaran biaya keterlambatan diatur sekolah cuma sy lupa berapa besarannya). Oh ya, sblm masuk ke TAS HI, kita para ortu harus rotgen & periksa kesehatan dulu loh..anak jg di cek kesehatannya sm dokter di poliklinik Depsos.. gunanya spy tau anak kita punya penyakit bawaan apa nggak

    – Biaya pendaftaran : Rp. 100.000 (ini wkt thn 2013, gak tau skrg brp)
    – Biaya bulanan : Rp. 100.000/bulan (pegawai Depsos), Rp. 300.000 (non pegawai Depsos), untuk anak usia <1 tahun dikenakan biaya tambahan Rp. 100.000/bulan. Biaya bulanan ini dipegang komite sekolah (komite sekolah dipegang sm ortu siswa) yang digunakan untuk membeli kebutuhan anak seperti sabun, shampo, minyak kayu putih, snack pulang dll atau digunakan untuk kegiatan2 diluar sekolah misalnya untuk cooking class, sekolah alam dsb..jd ortu gak perlu bayar lagi.. kecuali kas komite tidak mencukupi. Untuk makanan setiap hari, sudah ditanggung dalam Anggaran Depsos

    - Terbuka bagi anak usia 7 bulan sampai 6 tahun. Terbagi menjadi 3 kelas: 3,5 tahun (kapasitas 15 orang). TAS HI setiap hari terlihat ramai krn setiap hari ada sekitar 70 anak binaan (anak2 kurang mampu yg dididik disitu, tp kelasnya dibedakan dg anak2 daycare, & jam belajarnya dibagi 2 kalo gak salah setiap terminnya 35 orang, 1 termin sekitar 2 atau 3 jam… jd kayak TK gitu. Untuk anak binaan ini semuanya gratis ditanggung sm Depsos)

    - Fasilitas: ruang tidur, ruang makan, ruang belajar, area bermain dalam ruang yang luas, makan pagi, buah, makan siang, snack sore, outdoor activities (setiap hr kamis), outbond activities, poliklinik (gabung dengan poliklinik Depsos), pemeriksaan : kesehatan sebulan sekali, psikolog : 3 bulan sekali, kesehatan gigi : 6 bulan sekali

    - Jumlah pengasuh untuk tiap-tiap kelas sekitar 5-6 orang. Semuanya berstatus PNS (sy lupa berapa jumlah total guru/petugas yg berstatus PNS), tapi helpernya ada 7 org dg status honorer

    - Untuk makanan, selera mungkin berbeda-beda, sy kurang tau bagaimana ukuran asin atau manisnya, tp kalo dr pengalaman bunda survey 3 thn yang lalu itu makanannya asin, sekarang kokinya sudah ganti, si mbah2 sudah pensiun. untuk menu sy kurang hapal, yang pasti paginya yang biasa sy lihat misalnya : nasi kuning+abon+telur dadar, nasi goreng+telur kerupuk, nasi+sop+ayam, Nasi+orak arik sayur+semur daging dlldsb. nasi dlm piring anak2 dibentuk seperti bento, jd anak2 lebih berselera untuk makan. makanan selingan seperti buah (biasanya pepaya, semangka, melon, kadang2 dicampur susu sperti es buah (tanpa es batu tentunya), kadang juga bubur sumsum, atau kacang hijau atau puding buah, saat mau bobok siang anak2 minum susu (susu dibawa masing2, kaleng/toples susu ditinggalin di sekolah), sore anak2 dpt kudapan lagi, biasanya sih biskuit, nah setiap pulang skolah masing2 anak mendapatkan 1 bungkusan yg isinya 1 kotak susu UHT kecil & camilan, kadang2 camilanya diganti jeruk

    - Untuk aktifitas, TPA ini bukan hanya sekedar tempat menitipkan anak, tapi juga mendukung stimulasi perkembangan motorik kasar, motorik halus dan seni anak untuk setiap kelasnya. Tamat dari TPA ini, anak bisa langsung diterima di SD, karena kegiatan Calistung juga diajarkan di sini. Kegiatan belajar/bermain dilakukan pagi hari setelah sarapan dan siang hari setelah makan siang (kalo ini sy setuju), siang sambil menunggu jemputan anak2 biasanya mendengarkan dongeng (paling seru kalo yg mendongeng ibu Sri, krn sy suka ngintip diam2 kalo keawalan jemput), atau nonton TV, tp tontonannya jg di pilih2 & diawasi gurunya. Untuk setiap hr senin ada upacara (dlm ruangan tentunya), & setiap rabu pelajaran agama

    Ada bbrp Kegiatan Tahunan di TAS HI Depsos, misalnya pentas seni, peringatan hari anak, peringatan 17 Agustus, makanya biasanya anak2 yg udah lumayan gede dpt ekskul menari/baca pusi/bernyanyi untuk dipentasin di acara tsb..baju acara&dandan semua dr skolah

    2 tahun anak sy di TAS HI depsos, sering banget kedatengan tamu untuk study banding dr lembaga lain, atau mahasiswa magang.. bln kemarin malah yg magang mahasiswa asing sekitar 8 orang.. kalo rame tamu, biasanya anak2 kecipratan bingkisan bisa makanan, alat tulis, atau mainan…

    di TAS HI Depsos semua anak memang memakai seragam begitu tiba disekolah, dan akan diganti dengan baju masing-masing setelah mandi sore. baju seragam itu dicuci & setrika sm helper setiap habis pakai, rasanya sih gak pernah ada anak yg kena penyakit kulit wlwpun pake baju seragam sekolah…. Untuk tolak ukur pengasuhnya cenderung kaku menurut sy nggak juga tergantung pendekatan kita kali ya.. sy justru merasa guru&helper di TAS HI sudah seperti keluarga, saat menjemput anak, selalu ada guru yng bercerita tentang tingkah polah anak sy seharian, jd sy merasa ttp bs mengikuti aktifitas harian anak… 1 hal yg kurang sreg yg sy rasakan cm mslh toilet training, proses belajar ke toilet ini agak lama.. cz sampe usia 3,5 thn seperti skrg anak sy msh pake diapers..pdhl kalo dirumah gak pernah sy pakein diapers, udah pinter ke toilet, cm kalo disekolah sy sering khawatir anak ngompol & akan ngerepotin helper-nya (ini perasaan sy sendiri sih..gak tau deh ibu lainnya) …..kekurangannya lagi, krn ini bukan bukan sekolah/lembaga islam otomatis pola pengasuhannya umum, misalnya baca doa makan atau doa bobok pake bhs indonesia dsb.. & penggunaan bhs inggris jg minim sekali…& yg pasti sejak juli 2014 ini TAS HI Depsos dikhususkan untuk anak2 pegawai Depsos aja… (beruntungnya, anak2 yg ortunya tidak bekerja di di Depsos kayak sy tetap dipertahankan, sampai mereka lulus usia 6 tahun nanti)

    Demikian bunda, smoga dpt memberikan sedikit gambaran ttg TAS HI Depsos.. setidaknya membandingkan 3 tahun yg lalu dengan realita thn 2014 ini..

    Wassalam
    Tabik…

    • Alhamdulillah… Kalau memang sudah ada perbaikan. Yup yup 3thn memang sudah cukup lama. Anak saya di sana selama 16 bulan. Dan kekasaran (terutama verbal) sering saya dapati di depan mata saya.

      Dulu tv-nya yg paling sering diputar adalah indosiar. Ntah pas jam segitu ga ada film atau apa, sering saya liat filmnya ttg siluman ular something atau sejenis. Ketika saya usulkan utm mengganti dgn tv kabel, pengurus hanya tertawa “ya kalo gitu keluar duit lagi dong bu”. Sampe2 suami saya keluar dompet “sini deh saya yang bayarin” tapi ditampik oleh pengurus

      Nama guru yg mengancam dengan kekerasan namanya Bu Pin** dan Bu Ik* (berjilbab berkacamata). Anak saya masih inget ibu Pin** adalah ibu paling galak di depsos. Depsos adalah tempat paling traumatik buat dia sampai saat ini

      Wow, keren dong sampai ada kegiatan ekskul segala. Dulu ada juga sih kegiatan fieldtrip. Ibu Sri memang kesayangan anak saya. Dan imho pada waktu itu dia yg satu2nya paham ttg PAUD. Satu lagi pengasuh kesayangan anak saya namanya ibu Lia, orgnya sabar

      Alhamdulillah kalau semuanya sudah diperbaiki

  9. wwaaahhh lama juga anaknya bunda di TAS HI depsos ya.. harusnya kalo waktu itu pelayanannya buruk, gak usah nunggu sampe 1 tahun juga dikeluarin aja kali bund…

    sampe saat ini, ibu-ibu yang bunda sebut diatas msh bertugas di TAS HI Depsos, cuma mungkin kepemimpinan jaman dulu beda kali ya sm skrg ..ketuanya skrg Ibu Suryani, S.Psi.. (dr background pendidikan, mungkin bu Yani lebih paham ya tentang anak2)

    Ekskul skrg TOP bgt deh.. rabu kemarin anak2 outdoor activitiesnya jadi pemadam kebakaran, InsyaAllah jumat besok pengenalan profesi di Kidzania.. (Alhamdulillah semua kegiatan gratis :)

    enaknya lagi, kalo anak kita masuk ke TK lain, siangnya kalo msh mau boleh dianter ke TAS HI depsos..

    buat saya pribadi, luar biasa jasanya TAS HI Depsos untuk ibu2 pekerja sperti sy.. Alhamdulillah

    • Waktu masih di ruang dalam, pengasuh masih ok lah, walaupun knowledge ttg pengasuhan positif thd anak sangat terbatas. Ketika pindah ke ruang tengah, anak saua hanya bertahan 2-3bulan kalo ga salah. Kalo mba baca email saya ke pak Akmal ttg komplen saya ttg TAS bisa2 geleng2 kepala deh mba hehehe…

      Alhamdulillah kalau manajemen mereka telah diperbaiki. Karena tiap kami dulu sampaikan keberatan atau masukan, hanya respon yg defensif yg diterima. Makanya pada bedol desa pindah ke TPA Az-Zahra di percetakan negara


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: