Posted by: lilyardas | September 17, 2009

PAUD YARSI

Alamat:

Jl. Letjend Suprapto, Cempaka Putih

Jakarta 10510

Telp. 426-1348

 

  • Waktu operational:  Senin – Jumat jam 8.00-16.00. Sabtu-Minggu tutup
  • Biaya pendaftaran :  Rp. 200.000
  • Uang pangkal : 
    • Kelompok Infant (6 bulan – 2 tahun)       Rp.   3.500.000
    • Kelompok Toddler (2-3 tahun)                   Rp.   3.500.000
    • Kelompok PG (3-4 tahun)                             Rp.   5.000.000
    • TK A – TK B (4-6 tahun)                                  Rp. 15.000.000
    • TK B (6 tahun)                                                    Rp.   7.500.000
  • Biaya bulanan
    • Kelompok Infant (6 bulan – 2 tahun)       Rp.   600.000
    • Kelompok Toddler (2-3 tahun)                   Rp.   700.000
    • Kelompok PG (3-4 tahun)                             Rp.   800.000
    • TK A – TK B (4-6 tahun)                                  Rp.   800.000
    • TK B (6 tahun)                                                    Rp.   800.000
  • Antar jemput : Rp. 350.00rp – Rp. 450.000 (tergantung lokasi)
  • Tempat Penitipan Anak : Rp. 150.000/minggu

 Ibarat asuransi (oke deeeh), TPA merupakan “rider” dari PAUD. Dalam artian, pendidikan utamanya adalah PAUD, sedangkan TPA merupakan optional. Kegiatan belajar dan bermain berlangsung jam 8-10.30/11.45 (tergantung tingkatan). Selebihnya anak2 dipersilakan pulang atau lanjut ke TPA. Menurut saya pribadi, tentunya kurang baik bagi anak2 yang lanjut ke TPA, terutama untuk bayi dan toddler. Pasti sedih dong, liat teman2nya dijemput sedangkan dia gak.

Kegiatan TPA dilanjutkan dengan makan siang, tidur siang, bermain atau belajar Iqra di sore hari. Kegiatan dilakukan di aula yang cukup besar yang disekat2 berdasarkan aktifitas anak. Halamannya juga luas, termasuk diantaranya kolam renang beratap

Selain masalah tutup jam 16.00 dan pemisahan PAUD dan TPA, tampaknya PAUD/TPA ini cukup oke.

Posted by: lilyardas | September 17, 2009

High Reach Learning Center

Alamat:

Apartement Sudirman Park Lt. 2

Jl. KH Mas Mansyur

Jakarta

 

So far High Reach (yang diplesetin oleh teman saya menjadi High Rich) memang merupakan day care paling top markotop dengan hanya 1 kekurangan ….. kurang kuat euy kantong gue! Hehehe…

 

  • Waktu operational:  Senin – Jumat jam 8.00-16.00. Sabtu-Minggu tutup
  • Uang pangkal :  Rp. 3.500.000
  • Biaya bulanan : Rp. 1.200.000/bulan (2x seminggu, Selasa-Kamis), Rp. 1.500.000/bulan (3x seminggu, Senin-Rabu-Jumat), dan Rp. 1.800.000/bulan (5x seminggu) – rate awal  2008, sekarang sudah beda tentunya.
  • Trial :  Rp. 750.000
  • Terbuka bagi anak usia 3 bulan sampai 6 tahun.
  • Fasilitas: ruang tidur anak, ruang bermain/belajar, ruang bayi, taman bermain, makan pagi-siang-sore termasuk buah dan snack, kegiatan olah raga termasuk berenang (usia 18 bulan ke atas)

Ibu Lukiarti sebagai pemilik berkeberatan bila High Reach disebut sebagai Tempat Penitipan Anak, “Kayak sendal aja dititipin,” guraunya. Menurutnya High Reach lebih ke arah tempat pengembangan kemampuan anak, makanya lebih cocok disebut sebagai Learning Center.  Mereka peduli sekali dengan komposisi nutrisi dan stimulasi bagi pengembangan anak. Gak tanggung2, penyusunan menunya berdasarkan konsultasi ahli gizi Tuty Soenardi yang juga termasuk salah satu pemilik day care ini. Setamat dari High Reach, anak bisa langsung masuk ke SD, karena mereka sudah mendapatkan akreditasi TK.

Dengan kapasitas 30 anak (plus 4 cucunya sendiri), High Reach memiliki total 12 pegawai. Mereka mengacu kepada rasio standar internasional 1:3 untuk bayi (maksudnya 1 pengasuh memegang 3 bayi), sampai 1:10 untuk balita. Mereka tidak menuntut latar belakang pendidikan PAUD untuk pengasuhnya, karena mereka memiliki standar pelatihan sendiri dan seleksi yang ketat, termasuk psikotes, wawancara dan role play.

Saya tidak tau apakah di sini diajarkan Iqra dan ilmu2 agama. Kalau iya – di luar masalah harga – tampaknya High Reach termasuk daycare yang ideal.

PS: Ada yang gak enak pas saya survey ke sana, di akhir pembicaraan si Ibu bilang “Gak usah tau harganya ya? Moahhhalll! Mungkin ibu gak terbiasa dengan harganya”….. Maksud looeee??

Posted by: lilyardas | September 17, 2009

TPA Artha Wildan (Depkeu)

Jl. Lapangan Banteng

Telp. 3449230 ext 3410

Contact : Ibu Banon

 

  • Waktu operational:  Senin – Jumat jam 7.30 –  16.30. Sabtu-Minggu tutup
  • Biaya  pendaftaran : (lupa euy)
  • Biaya bulanan : Rp. 400.000/bulan (pegawai Depkeu),  Rp. 600.000 (non-pegawai Depkeu)
  • Terbuka bagi anak usia 3 bulan sampai 5 tahun.
  • Fasilitas: ruang tidur anak, ruang bermain/belajar, ruang bayi, taman, buah pagi, makan siang dan snack sore.

 

Artha Wildan disebut-sebut sebagai salah satu TPA terbaik di lingkungan instansi pemerintah. Gak heran sudah 1 tahun saya waiting list di sini, masih juga gak dapet2 tempat.  Maklumlah, TPA ini mengutamakan karyawan Depkeu, jadi jatah orang luar terbatas

Payahnya, TPA ini tidak menerima anak baru usia 1-2 tahun, dengan alasan anak2 usia segini sedang reseh2nya dan sulit dibentuk. Sementara anak2  usia 1-2 tahun yang sudah sejak bayi ditinggal di sini, sudah memiliki pola pendidikan tertentu seperti mencuci tangan sebelum makan, ngantre kamar mandi etc. Khawatirnya, ketika datang anak baru dengan kebiasaan yang di luar pola, akan merusak kebiasaan anak2 lama

Walaupun bukan khusus ditujukan untuk Muslim, tapi nuansa ke-Islam-annya cukup kental. Selain berlokasi di belakang masjid Depkeu, hampir semua pengasuh mengenakan jilbab panjang dan rok panjang. Kegiatan sore hari untuk mereka yang Muslim pun adalah kegiatan Iqra.

TPA ini terbagi menjadi 3 kelas: Bayi usia 3 – 12 bulan (atau bisa berjalan), kelas usia 12 bulan (atau bisa berjalan) – 2 tahun dan usia 2 tahun – 5 tahun.  Untuk bayi, kapasitasnya 12 orang dengan 3 pengasuh, sedangkan untuk usia > 2 tahun total sekitar 20-30 anak (not sure) dengan 3 pengasuh  yang berlatar pendidikan PAUD atau SMA Plus. Masih ada lagi sekitar 3 orang pegawai yang bertugas untuk bersih2 ruangan dan bersih2 anak2, termasuk mandi dan cebok. Kegiatannya hampir seperti Kelompok Bermain yang dipisah jadwal bermainnya pagi dan sore

Hal yang mungkin membuat repot buat saya adalah pagi hari anak2 wajib disuapi oleh orang tuanya, tidak bisa mengandalkan pengasuh. Tentunya ini agak menyulitkan bagi non-pegawai Depkeu yang masih harus mengejar waktu ke kantornya.

Kekurangan dari TPA ini adalah ruangnya yang relatif sempit. Ruang makannya saja merupakan koridor yang dialihkan fungsi menjadi ruang makan. Menurut Ibu Banon, saat ini mereka sedang mengajukan proposal perluasan ruang untuk TPA. Selain  untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang sudah ada, juga untuk memberi kesempatan pada orang luar untuk bergabung dengan ArthaWildan, mengingat demand terhadap TPA belakangan ini meningkat. Ditargetkan perluasan ini akan selesai di tahun 2010

 

Another info tentang TPA Artha Wildan:

Posted by: lilyardas | August 27, 2009

TPA Wahana Bina Balita (RSPAD)

Alamat:

Jl.  Abdurrahman Saleh No. 24, Senen

Telp. 3840702 ext. ??

  • Waktu operational:  Senin – Jumat jam 7.00 –  15.00. Sabtu-Minggu tutup, kecuali sesuai perjanjian
  • Biaya  pendaftaran : Rp. 125.000
  • Biaya bulanan : Rp. 150.000/bulan (pegawai RSPAD),  Rp. 200.000 (PNS), Rp.300.000 (karyawan swasta)
  • Bila hanya datang sesekali, biayanya Rp. 20.000/per hari
  • Biaya keterlambatan jemput:  Rp. 5.000/jam (sampai dengan jam 18.00) dan Rp. 10.000/jam (setelah jam 18.00)
  • Bila membutuhkan menitipkan anak di hari Sabtu dan Minggu, harus berdasarkan perjanjian, dengan biaya Rp. 50.000 (pegawai RSPAD) dan Rp. 100.000 (non-pegawai RSPAD) dan biaya keterlambatan jemput di atas jam 15.00 tetap berlaku.
  • Terbuka bagi anak usia 3 bulan sampai 5 tahun. Terbagi menjadi 2 kelas: 3 bulan – 2 tahun (lantai bawah) dan 2-5 tahun (lantai atas)
  • Fasilitas: ruang tidur, ruang makan/belajar, loker, makan siang. Untuk bayi, umumnya makanan dibawa sendiri dari rumah, untuk menghindari alergi etc.

Karena mengikuti jam kerja pegawai RSPAD, maka TPA ini relatif cepat tutupnya. Tapi berhubung cukup banyak karyawan swasta yang menitipkan anak di sini, dibuka fasilitas telat jemput dengan membayar upah lembur bagi penjaganya.

Sepintas, TPA satu ini agak ala kadarnya. Terutama untuk bayi usia 3 bulan – 2 tahun.  Ruangannya hanya 1 ruangan yang ditutupi wall-to-wall matras. Mo makan, main, bobok, ya di situ semua. Mereka pun tidak terlalu strict membatasi jumlah anak yang dititipkan di sini. Dengan pengasuh yang hanya 5 orang, bayi yang datang bisa 15-22 orang. Walhasil terkadang terjadi “SOS calling” ke pengasuh lantai 2, atau bahkan juru masak. Otherwise, anak-anak yang nangis bersamaan harus ada yang “dikorbankan” menangis guling2an, menunggu antrian  untuk diurus. Tidak ada kegiatan reguler bermain, stimulasi motorik kasar/halus atau bernyanyi untuk kelas ini. Semuanya hanya spontan dari para pengasuh.

Untuk lantai atas, umumnya lebih terkendali. Aktifitas seperti bernyanyi dan bermain lebih terarah, seperti layaknya Kelompok Bermain. Anak2 pun memiliki meja makan dan ruang tidur yang terpisah antara laki-laki dan perempuan.

Kelebihan dari TPA ini adalah fleksibilitas waktu dari TPA dan pengasuh-pengasuhnya yang relatif hangat dan friendly. Kekurangannya adalah lokasinya yang di rumah sakit, dimana antibiotik dan kuman penyakit banyak berkeliaran. TPA ini pun agak2 gak masalah dengan anak sakit batuk-pilek, silakan masuk , tapi resiko ketularan ya tanggung sendiri

Older Posts »

Categories